Apa kabar adik-adik tercinta? Tentunya
kabar baik selalu kan? Nah, syukurlah
kalau begitu. Kali ini Kakak akan
membimbing diskusi kita mengenai
“Pramuka yang Berkarya”.
Adik-adik, tahukah kenapa banyak
orang tidak pernah sukses dalam
hidupnya? Tahukah mengapa tetap
banyak pengangguran di negeri ini?
Tahukah mengapa kemiskinan sulit
teratasi di negeri kita yang kaya raya
akan sumber daya alam (natural
resources) ini?
Nah, coba siapa yang tahu jawabannya?
Ok, Muhyi silakan jawab….
Selanjutnya Mimin silakan jawab….
Yang lain, Rosa? BCL? atau Meli
Goeslaw silakan jawab hehehe….jadi
artis semua yang dipanggil…
Maaf..maaf…
Baiklah, adik-adik, ternyata salah satu
yang menyebabkan kita susah sukses
dalam hidup adalah kita yang selalu
menunda waktu untuk mencoba dan
terus berkarya. Kebanyakan dari kita
suka menunda-nunda untuk melakukan
suatu kebaikan dan mudah berputus asa
(tidak konsisten)dalam membuat suatu
karya. Ketika kita bertemu dengan
kegagalan, kebanyakan orang langsung
jatuh dan tidak bangkit lagi.
Kebanyakan dari kita tidak sadar
bahwa sudah begitu dekatnya kita
dengan kesuksesan ketika kita
menyerah. Sayang banget kan???
Itulah sebabnya di negeri kita banyak
pengangguran. Sebenarnya bukan tidak
ada pekerjaan di negeri ini. Tetapi
karena kebanyakan dari kita pilih-pilih
pekerjaan atau bahkan malas untuk
bekerja. Padahal pekerjaan di negeri ini
banyak sekali. Belum tertatanya negeri
ini adalah pekerjaan yang harusnya
segera dikerjakan. Belum majunya
negeri ini adalah pekerjaan yang
menunggu diselesaikan. Gunung yang
gundul, lingkungan yang kotor adalah
pekerjaan yang menunggu untuk diatasi.
Tetapi apa yang terjadi? Kebanyakan
dari kita lebih senang menganggur dan
berpangku tangan, lebih senang
meratapi dan berprofesi sebagai PNS
(Pengangguran Negeri Sipil) daripada
bekerja dan berbuat mulai dari
sekarang tanpa menunggu dan terlalu
banyak berfikir dan berencana. Kita
tidak pernah benar-benar sadar bahwa
bekerja dan berkarya adalah suatu
kenikmatan manusia.
Jadi pengangguran itu tidaklah enak.
Penghasilan tidak punya tetapi
kebutuhan banyak dan semakin banyak
setiap harinya. Makanya lebih baik
berbuat dari sekarang. Jadi apa saja,
jangan malu-malu. Jika tidak mau
bekerja di orang lain, ciptakanlah
lapangan pekerjaan untuk dirimu
sendiri. Sejarah telah mencatat banyak
orang-orang sukses yang mengawali
kesuksesannya dari ide kecil yang orang
lain bahkan tidak terfikir untuk
melakukannya. Apakah dulu orang
terfikir untuk menjual air minum?
Mendengarnya saja orang mungkin
sudah tertawa. Tetapi hari ini, dunia
membuktikan bahwa harga air minum
kemasan sudah bersaing dengan harga
bahan bakar. Dan dimana-mana kita
sudah tidak asing menemukan orang
berjualan air minum. Bukankah begitu?
Negeri kita ini sangat kaya dengan
sumber daya alam. Negeri ini menunggu
dimanfaatkan secara arif oleh anak
negerinya. Apakah kita masih mau
berpangku tangan menunggu hingga
alam negeri ini habis dijarah oleh
bangsa asing baru kita kebagian
bencananya atau menggit jari karena
tidak kebagian apa-apa?
Pramuka itu berkarya
Menjadi seorang Pramuka adalah
pilihan. Seorang anggota Pramuka
adalah pemuda harapan bangsa. Bukan
hanya harapan di masa depan tetapi
mulai dari hari ini. Seorang anggota
Pramuka akan mulai dan terus berkarya
minimal untuk dirinya, keluarga,
lingkungan, masyarakat bahkan bangsa
dan negaranya.
Semua itu tidaklah akan terlepas dari
jiwa seorang Pramuka jika ia memegang
teguh Tri Satya dan Dasa Dharma
sebagai Kode Etik dan Kode
Kehormatannya. Pengamalan keduanya
akan menuntun seorang anggota
Pramuka untuk senantiasa berkarya
yang terbaik.
Maka dari itu, banggalah adik-adik
menjadi seorang Pramuka.Teruslah
berjuang dalam latihan. Berorganiasasi
itu tidak selalu manis tetapi juga tidak
selalu pahit. Dalam berorganisasi adik-
adik akan melewati fase-fase: manis,
asam, asin rame rasanya (emang
permen hehe). Ya, berorganisasi akan
membentuk jiwa kita menjadi matang
dan dewasa.
Jangan tanggung ikut Pramuka, ikutlah
sampai kamu menjadi orang.
Sesungguhnya sesuatu yang tanggung itu
tidak akan jadi apa-apa. Contoh kecil
saja, seseorang yang sekolah SMP hanya
sampai kelas VIII dan berhenti, apakah
dia akan disebut lulusan SMP? Tentu
tidak! Dia hanya akan jadi lulusan SD
seperti lulusan SD yang lain. Nah, maka
dari itu ikutlah Pramuka sampai dengan
kapanpun, sampai kau memahami arti
hidup yang sebenarnya.
Mari kita sama-sama berteriak: “Kami
Bangga Menjadi Anggota Pramuka!!!!”
kabar baik selalu kan? Nah, syukurlah
kalau begitu. Kali ini Kakak akan
membimbing diskusi kita mengenai
“Pramuka yang Berkarya”.
Adik-adik, tahukah kenapa banyak
orang tidak pernah sukses dalam
hidupnya? Tahukah mengapa tetap
banyak pengangguran di negeri ini?
Tahukah mengapa kemiskinan sulit
teratasi di negeri kita yang kaya raya
akan sumber daya alam (natural
resources) ini?
Nah, coba siapa yang tahu jawabannya?
Ok, Muhyi silakan jawab….
Selanjutnya Mimin silakan jawab….
Yang lain, Rosa? BCL? atau Meli
Goeslaw silakan jawab hehehe….jadi
artis semua yang dipanggil…
Maaf..maaf…
Baiklah, adik-adik, ternyata salah satu
yang menyebabkan kita susah sukses
dalam hidup adalah kita yang selalu
menunda waktu untuk mencoba dan
terus berkarya. Kebanyakan dari kita
suka menunda-nunda untuk melakukan
suatu kebaikan dan mudah berputus asa
(tidak konsisten)dalam membuat suatu
karya. Ketika kita bertemu dengan
kegagalan, kebanyakan orang langsung
jatuh dan tidak bangkit lagi.
Kebanyakan dari kita tidak sadar
bahwa sudah begitu dekatnya kita
dengan kesuksesan ketika kita
menyerah. Sayang banget kan???
Itulah sebabnya di negeri kita banyak
pengangguran. Sebenarnya bukan tidak
ada pekerjaan di negeri ini. Tetapi
karena kebanyakan dari kita pilih-pilih
pekerjaan atau bahkan malas untuk
bekerja. Padahal pekerjaan di negeri ini
banyak sekali. Belum tertatanya negeri
ini adalah pekerjaan yang harusnya
segera dikerjakan. Belum majunya
negeri ini adalah pekerjaan yang
menunggu diselesaikan. Gunung yang
gundul, lingkungan yang kotor adalah
pekerjaan yang menunggu untuk diatasi.
Tetapi apa yang terjadi? Kebanyakan
dari kita lebih senang menganggur dan
berpangku tangan, lebih senang
meratapi dan berprofesi sebagai PNS
(Pengangguran Negeri Sipil) daripada
bekerja dan berbuat mulai dari
sekarang tanpa menunggu dan terlalu
banyak berfikir dan berencana. Kita
tidak pernah benar-benar sadar bahwa
bekerja dan berkarya adalah suatu
kenikmatan manusia.
Jadi pengangguran itu tidaklah enak.
Penghasilan tidak punya tetapi
kebutuhan banyak dan semakin banyak
setiap harinya. Makanya lebih baik
berbuat dari sekarang. Jadi apa saja,
jangan malu-malu. Jika tidak mau
bekerja di orang lain, ciptakanlah
lapangan pekerjaan untuk dirimu
sendiri. Sejarah telah mencatat banyak
orang-orang sukses yang mengawali
kesuksesannya dari ide kecil yang orang
lain bahkan tidak terfikir untuk
melakukannya. Apakah dulu orang
terfikir untuk menjual air minum?
Mendengarnya saja orang mungkin
sudah tertawa. Tetapi hari ini, dunia
membuktikan bahwa harga air minum
kemasan sudah bersaing dengan harga
bahan bakar. Dan dimana-mana kita
sudah tidak asing menemukan orang
berjualan air minum. Bukankah begitu?
Negeri kita ini sangat kaya dengan
sumber daya alam. Negeri ini menunggu
dimanfaatkan secara arif oleh anak
negerinya. Apakah kita masih mau
berpangku tangan menunggu hingga
alam negeri ini habis dijarah oleh
bangsa asing baru kita kebagian
bencananya atau menggit jari karena
tidak kebagian apa-apa?
Pramuka itu berkarya
Menjadi seorang Pramuka adalah
pilihan. Seorang anggota Pramuka
adalah pemuda harapan bangsa. Bukan
hanya harapan di masa depan tetapi
mulai dari hari ini. Seorang anggota
Pramuka akan mulai dan terus berkarya
minimal untuk dirinya, keluarga,
lingkungan, masyarakat bahkan bangsa
dan negaranya.
Semua itu tidaklah akan terlepas dari
jiwa seorang Pramuka jika ia memegang
teguh Tri Satya dan Dasa Dharma
sebagai Kode Etik dan Kode
Kehormatannya. Pengamalan keduanya
akan menuntun seorang anggota
Pramuka untuk senantiasa berkarya
yang terbaik.
Maka dari itu, banggalah adik-adik
menjadi seorang Pramuka.Teruslah
berjuang dalam latihan. Berorganiasasi
itu tidak selalu manis tetapi juga tidak
selalu pahit. Dalam berorganisasi adik-
adik akan melewati fase-fase: manis,
asam, asin rame rasanya (emang
permen hehe). Ya, berorganisasi akan
membentuk jiwa kita menjadi matang
dan dewasa.
Jangan tanggung ikut Pramuka, ikutlah
sampai kamu menjadi orang.
Sesungguhnya sesuatu yang tanggung itu
tidak akan jadi apa-apa. Contoh kecil
saja, seseorang yang sekolah SMP hanya
sampai kelas VIII dan berhenti, apakah
dia akan disebut lulusan SMP? Tentu
tidak! Dia hanya akan jadi lulusan SD
seperti lulusan SD yang lain. Nah, maka
dari itu ikutlah Pramuka sampai dengan
kapanpun, sampai kau memahami arti
hidup yang sebenarnya.
Mari kita sama-sama berteriak: “Kami
Bangga Menjadi Anggota Pramuka!!!!”
Komentar
Posting Komentar